DAUR ULANG PLASTIK, Pentingkah?…….

Didalam kehidupan manusia pasti kita tau tentang Apa itu yang namaya “Plastik”. plastik merupakan polimer sintetis yang biasanya di produksi dalam jumlah di pabrik – pabrik dengan skala produksi yang luar  biasa besar. Di beberapa negara atau Produsen  yang maju dan sadar akan dampak  pencemaran yang diakibatkan ole plastik mereka menerapkan solusi alternatif pengganti plastik dengan kertas yang di lapisi dengan Alumunium foil, dengan botol kaca.Bahkan ada yang menarik adalah ada sebuaah produsen kaos yang menawarkan kaos daur ulang dari beberapa botol bekas minuman.

dalam suatu acara di salah satu televisi nasional penulis pernah menemukan sebuah acara yang memberikan sebuah berita.yang menarik dari berita ini adalah di suatu negara maju ada suatu toko baju yang mereka itu bahan dasarnya dari bahan – bahan Daur ulang.nah uniknya cara meraka mengumpulkan bahan dasar untuk produksi mereka adalah dengan sistem tukar tambah.Artinya di toko itu kita bisa menukar baju kita yang masih layak pakai dengan baju yang baru, Tentunya dengan beberapa biaya tambahan.

Kelihatannya sepele kan.Akan tetapi dalam jangka panjang hal itu akan membnagkitkan gairah masyarakat awam untuk merawat dan memperhatikan dan memikirkan upaya untuk mendaur ulang bahan – bahan yang masih bisa mereka daur ulang. memang perlu waktu untuk menumbuhkan kesadaran untuk menciptakan itu.Akan tetapi jika itu tidak dimulai tentunya kita tidak akan menikmati hasilnya.sesuai dengan kata orang jika ada permulaan pasti ada titik akhir, segala sesuatu itu seperti road race ada start, tikungan, halang rintang, finish.

Plastik, huft bagi sebagian orang memang kelihatannya tidak ada masalah dengan itu.Akan tetapi jika  ditilik dari beberapa segi disiplin ilmu, plastik daur ulang itu membawa banyak masalah, terutama bagi kesehatan tubuh.dari beberapa sumber yang penulis dapat menyebutkan bahwa :

“Kantong kresek warna hitam itu sebetulnya merupakan plastik daur ulang. Yang bahan dasarnya campuran dari berbagai macam plastik. Kita tidak tahu bahan plastik dari mana,” kata Direktur Pengawasan Produk dan Bahan Berbahaya BPOM Drs. Mustofa, M.Kes, Apt, saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (10/10/2013).
“Karena asal usulnya tidak tahu, hendaknya tidak menggunakannya untuk kemasan yang kontak langsung atau primer dengan pangan,” ujar Mustofa.

Dari pernyataan ketua BPOM diatas kita bisa tahu bahwa penggunaan tas plastik hitam tidak boleh langsung bersentuhan dengan sesuatu terutama dengan makanan. Tapi anehnya, masih banyak ditemukan penggunaan tas plastik hitam yang masih digunakan oleh panitia kurban.

berikut in adalah surat keputusan penganwasan kemasan pengan oleh badan pom

https://drive.google.com/file/d/0By7c2wxrkV0bZTdxSmxGOUlHSU0/view

Related Post

Lolos Jetrada, Joana Zettira akan digadang ke JETR... Kebudayaan merupakan sesuatu yang berkembang dari sesuatu yang bersifat tidak biasa, lalu menjadi terbiasa, dan akhirnya berkembang menjadi sebuah k...
TEAMWORK?/… ALIAS KERJA BAKTI / PEMILOS             Hari ini kamis tanggal 3 september 2015 setelah beberapa hari yang lalu balak calon ketua osis melakukana kampanye pada saat Upacara yan...
Pemantapan menuju ADIWIYATA MANDIRI Kemajuan teknologi serta industry yang sangat pesat memang sangat berdampak terhadap keadaan lingkungan. Selain berdampak terhadap pencemaran, pesatny...
SMABA GOES TO LSS 2016 Anemia adalah keadaan saat jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal. Sel d...
Mutmainah Radari Putri peraih juara nasional KOREA... “ Dalam bahasa Korea, hanja untuk Tae berarti "menendang atau menghancurkan dengan kaki"; Kwon berarti "tinju" ; dan Do berarti "jalan" atau "seni". J...