UPDATE | Syarat dan TATACARA PPDB SMA NEGERI 1 BANGUNTAPAN TH 2020/2021

 

I. PERSYARATAN CALON PESERTA DIDIK

  1. Memiliki ijazah/STTB SMP/MTs/bentuk lain yang sederajat;
  2. Berusia setinggi-tingginya 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan yang dibuktikan dengan akta kelahiran/surat keterangan lahir; dan
  3. Memiliki nilai Rapor jenjang SMP/MTs 5 (lima) semester.

 

II. JALUR PPDB ONLINE

PPDB daring/online untuk SMAN dan SMKN melalui:

  1. Jalur Zonasi, dengan kuota paling sedikit 55% (lima puluh lima persen) dari daya tampung sekolah;
  2. Jalur Afirmasi, dengan kuota paling banyak 20% (dua puluh persen) dari daya tampung sekolah;
  3. Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali dengan kuota paling banyak 5% (lima persen) dari daya tampung sekolah;
  4. Jalur Prestasi, dengan kuota paling banyak 20% (dua puluh lima persen) dari daya tampung sekolah;

III. KETENTUAN PPDB ONLINE

A. JALUR ZONASI

  1. Kuota paling sedikit 55% (lima puluh lima persen) dalam Jalur Zonasi termasuk kuota bagi calon peserta didik penyandang disabilitas pada sekolah yang menyelenggarakan pendidikan inklusif paling banyak 2 (dua) peserta didik per rombongan belajar.
  2. Penerimaan calon peserta didik Jalur Zonasi untuk SMAN diatur berdasarkan Zonasi yang terbagi dalam Zona 1 (satu), Zona 2 (dua), Zona 3 (tiga), dan Zona 4 (empat).
  3. Penerimaan calon peserta didik Jalur Zonasi untuk SMKN diatur berdasarkan Zonasi yang terbagi dalam Zona 1 (satu) dan Zona 2 (dua),
  4. Penentuan Zonasi didasarkan pada wilayah administrasi kelurahan/desa dengan

mempertimbangkan populasi lulusanSMP/MTs/bentuk lain yang sederajat.

  1. Domisili calon peserta didik sesuai Zonasi ditentukan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) calon peserta didik yang tercantum dalam Kartu Keluarga (KK) orangtua/wali.
  2. Domisili calon peserta didik berdasarkan alamat pada Kartu Keluarga yang diterbitkan paling singkat 6 bulan sebelum pendaftaran PPDB.
  3. Pilihan peminatan/kompetensi keahlian maksimal 3 (tiga) pilihan dalam sekolah yang sama dan/atau sekolah yang berbeda.
  4. Pilihan peminatan/kompetensi keahlian hanya diperbolehkan hanya dalam 1 (satu) jenis SMAN atau SMKN.
  5. Pilihan kompetensi keahlian untuk SMKN dilakukan pada awal pendaftaran PPDB.
  6. Pilihan sekolah dapat dalam 1 (satu) Zonasi dan/atau Zonasi yang berbeda.
  7. Pengaturan Zonasi ini dikecualikan bagi sekolah penyelenggara Kelas Khusus

Olahraga (KKO) dan Sekolah Seni.

  1. Dalam hal sekolah memiliki jumlah calon peserta didik yang melebihi daya tampung berdasarkan hasil seleksi PPDB daring/online, maka akan disalurkan ke sekolah lain yang belum terpenuhi daya tampungnya dalam Zonasi Terdekat dari kelurahan/desa calon peserta didik.

 

B. JALUR AFIRMASI

  1. Daya tampung jalur afirmasi paling banyak 20% (dua puluh persen) dari daya tampung sekolah diperuntukkan bagi calon peserta didik dari keluarga ekonomi tidak mampu.
  2. Peserta didik yang masuk melalui jalur afirmasi merupakan peserta didik yang berdomisili di dalam zonasi sekolah yang bersangkutan.
  3. Peserta didik yang masuk melalui jalur afirmasi dan berdomisili di luar zonasi sekolah yang bersangkutan diperuntukan bagi calon peserta didik yang mengikuti program afirmasi pendidikan oleh pemerintah.
  4. Calon peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu dibuktikan dengan bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu yang dikeluarkan oleh Dinas Sosial  Kabupaten/Kota.
  5. Peserta didik yang mengambil jalur afirmasi hanya dapat memilih sekolah di zona 1 (satu) di SMAN atau SMKN yang dituju.
  6. Orang Tua/Wali peserta didik wajib membuat surat keterangan yang menyatakan bersedia diproses secara hukum apabila terbukti memalsukan bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu.
  7. Apabila peserta didik terbukti menggunakan bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu palsu dan/atau dengan cara yang tidak sesuai dengan ketentuan perolehannya, akan dikenakan sanksi dikeluarkan dari sekolah.
  8. Bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu yang dikeluarkan oleh Dinas Sosial Kabupaten/Kota digunakan untuk mendapatkan rekomendasi dari Balai Pendidikan Menengah Kabupaten/Kota.
  9. Apabila kuota jalur afirmasi tidak terpenuhi maka sisa kuota akan dialihkan ke jalur zonasi.
  10. Proses pengurusan rekomendasi dan entri bukti dari keluarga tidak mampu:
    1. Dilaksanakan secara daring/online melalui laman ppdb.jogjaprov.go.id
    2. Calon siswa memfoto/scan dokumen dalam bentuk file PDF dan kemudian diunggah/diupload dalam sistem Verifikasi Dokumen Jalur Afirmasi.

Calon siswa memilih pranala proses pengurusan rekomendasi sesuai dengan domisili masing-masing. Dokumen yang diunggah adalah:

  • Ijazah/Surat Keterangan Lulus; dan
  • Bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu yang dikeluarkan oleh Dinas Sosial Kabupaten/Kota;
  1. Admin Panitia DIY akan melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diunggah oleh calon peserta didik;
  2. Calon peserta didik lulusan dalam DIY mengunduh dan mencetak hasil verifikasi berupa Surat Rekomendasi Jalur Afirmasi untuk disimpan dan digunakan pada masa pendaftaran ulang. Sementara bagi calon peserta didik lulusan luar DIY dan lulusan dalam DIY sebelum tahun 2020, softcopy Surat Rekomendasi dilampirkan saat tahap input data calon peserta didik lulusan luar DIY dan calon peserta didik dalam DIY lulusan sebelum tahun 2020.

 

C. JALUR PERPINDAHAN TUGAS ORANG TUA/WALI

  1. Daya tampung Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali paling banyak 5% (lima persen) dari daya tampung sekolah.
  2. Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali sebagaimana dimaksud pada angka 1 meliputi:
    1. Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali dari luar DIY ke dalam DIY; dan
    2. Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali antar kabupaten/kota dalam DIY yang diikuti perpindahan domisili orang tua/wali, dibuktikan dengan perpindahan Kartu Keluarga (KK).
  3. Perpindahan tugas sebagaimana dimaksud pada angka 2 dibuktikan dengan surat/keputusan perpindahan tugas dari instansi, lembaga, kantor, atau perusahaan yang mempekerjakan.
  4. Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali paling lama 3 (tiga) tahun terakhir sebelum pelaksanaan PPDB.
  5. Peserta didik yang menggunakan jalur perpindahan tugas orang tua/wali hanya dapat dilakukan apabila Kartu Keluarga (KK) orang tua/wali tersebut adalah Kartu Keluarga (KK) dari luar DIY.
  6. Calon peserta didik yang memilih Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali tidak dapat menggunakan pilihan sekolah pada jalur lainnya.
  7. Peserta didik yang terbukti menggunakan surat/keputusan perpindahan tugas orang tua/wali palsu sebagaimana dimaksud pada angka 3 akan dikenai sanksi pengeluaran dari sekolah.
  8. Calon peserta didik yang berdomisili mengikuti orang tua karena pekerjaan yang berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain dapat menggunakan Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali, dibuktikan dengan perpindahan Kartu Keluarga (KK).
  9. Calon peserta didik sebagaimana dimaksud dalam angka 8 (delapan) berasal dari SMP/MTs di wilayah terdekat dengan tempat pekerjaan orang tua/wali.
  10. Dikecualikan sebagaimana dimaksud pada angka 6 (enam), calon peserta didik dari anak guru yang menggunakan jalur perpindahan tugas orang tua dapat menggunakan jalur zonasi.
  11. Guru adalah guru yang bertugas di SMAN dan SMKN yang dibuktikan dengan surat/keputusan penugasan dari Gubernur.
  12. Anak guru yang mendaftar menggunakan jalur perpindahan tugas orang tua, pendaftaran dengan menggunggah/mengupload Surat/Keputusan dari Pejabat Pembina Kepegawaian yang menyatakan guru tersebut bertugas di sekolah yang bersangkutan.
  13. Pendaftaran bagi anak guru yang menggunakan jalur perpindahan tugas orang tua dapat dilakukan bersama-sama pendaftaran mandiri melalui jalur zonasi.
  14. Apabila anak guru mendaftar menggunakan jalur zonasi dan jalur perpindahan tugas orang tua, maka sistem seleksi akan memprioritaskan jalur perpindahan tugas orang tua sebagai prioritas utama, disusul jalur zonasi.
  15. Apabila jalur perpindahan tugas orang tua/wali tidak terpenuhi maka sisa kuota akan dialihkan ke jalur zonasi.
  16. Proses pengurusan rekomendasi perpindahan tugas orang tua/wali:
    1. Dilaksanakan secara daring/online melalui laman ppdb.jogjaprov.go.id
    2. Calon siswa memfoto/scan dokumen dalam bentuk file PDF dan kemudian diunggah/diupload dalam sistem Verifikasi Perpindahan Tugas Orangtua/Wali.

Dokumen yang diunggah adalah:

  • Ijazah/Surat Keterangan Lulus;
  • Kartu Keluarga; dan
  • Surat/keputusan perpindahan tugas dari instansi, lembaga, kantor, atau perusahaan yang mempekerjakan;
  • Surat/Keputusan dari Pejabat Pembina Kepegawaian yang menyatakan guru tersebut bertugas di sekolah yang bersangkutan (khusus bagi anak guru).
  1. Admin Panitia DIY akan melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diunggah oleh calon peserta didik;
  2. Calon peserta didik lulusan dalam DIY mengunduh dan mencetak hasil verifikasi berupa Surat Rekomendasi Perpindahan Tugas Orangtua/Wali untuk disimpan dan digunakan pada masa pendaftaran ulang. Sementara bagi calon peserta didik lulusan luar DIY dan lulusan dalam DIY sebelum tahun 2020, softcopy Surat Rekomendasi dilampirkan saat tahap input data calon peserta didik lulusan luar DIY dan calon peserta didik dalam DIY lulusan sebelum tahun 2020.

D. JALUR PRESTASI

  1. Daya tampung Jalur Prestasi paling banyak 20% (dua puluh persen) dari daya tampung sekolah.
  2. Calon peserta didik SMAN yang masuk melalui Jalur Prestasi diperuntukkan bagi calon peserta didik yang berdomisili di luar Zona 1 (satu).
  3. Calon peserta didik SMKN yang masuk melalui Jalur Prestasidiperuntukkan bagi calon peserta didik yang berdomisili di Zona 1 (satu) dan Zona 2 (dua).
  4. Prasyarat calon peserta didik pada Jalur Prestasi memiliki nilai gabungan paling sedikit 340 (tiga ratus empat puluh).
  5. Apabila jalur prestasi tidak terpenuhi maka sisa kuota akan dialihkan ke jalur zonasi.

E. PENAMBAHAN NILAI PRESTASI NON AKADEMIK

  1. Calon peserta didik yang memiliki Prestasi Non Akademik mendapat penambahan nilai yang diperhitungkan dalam seleksi PPDB daring/online Jalur Prestasi setelah mendapatkan surat keterangan penambahan nilai dari Panitia DIY dengan ketentuan sebagai berikut :
    1. Calon peserta didik baru yang berasal dari sekolah/madrasah di Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki prestasi di bidang olahraga/ seni/ sains/ penelitian/ kreativitas dan minat mata pelajaran perorangan maupun beregu, dapat diberikan penghargaan dalam bentuk penambahan nilai pada jumlah nilai gabungan yang diperhitungkan dalam penentuan peringkat PPDB daring/online jalur
      • Prestasi Akademik

Penghargaan terhadap prestasi olahraga/seni/sains/penelitian/kreativitas dan minat mata pelajaran perorangan maupun beregu yang diselenggarakan secara berjenjang dan dikoordinasikan oleh Dinas dengan melibatkan Dinas Kabupaten/Kota, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten/Kota, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kanwil dan Induk Organisasi Olahraga.

 

  1. Bersifat Kompetitif

NO

Tingkat Kejuaraan

Tambahan Nilai

Perorangan/dobel

Beregu (3 s.d.11)

Massal (12 0rang keatas)

1

Tingkat Internasional

 

 

 

 

a.        Juara  1

20

18

16

 

b.       Juara  2

19

17

15

 

c.        Juara  3

18

16

14

2

Tingkat Nasional

 

 

 

 

a.        Juara  1

17

15

13

 

b.       Juara  2

16

14

12

 

c.        Juara  3

15

13

11

3

Tingkat regional/wilayah

 

 

 

 

a.        Juara  1

14

12

10

 

b.       Juara  2

13

11

9

 

c.        Juara  3

12

10

8

4

Tingkat Propinsi

 

 

 

 

a.        Juara  1

11

9

7

 

b.       Juara  2

10

8

6

 

c.        Juara  3

9

7

5

5

Tingkat Kabupaten/Kota

 

 

 

 

a.        Juara  1

8

6

4

 

b.       Juara  2

7

5

3

 

c.        Juara  3

6

4

2

 

  1. Bersifat nonkompetitif

NO

Tingkat Kejuaraan

Tambahan Nilai

Perorangan/dobel

Beregu (3 s.d.11)

Massal (12 0rang keatas)

1

Mewakili Negara untuk

mengikuti

kejuaraan/lomba resmi

Tingkat Internasional

8

7

6

2

Mewakili DIY untuk

mengikuti eksibisi/

kegiatan Seni, Sains,

olahraga, Penelitian,

Kreativitas minat Mata

Pelajaran, dan pramuka/kepanduan

6

5

4

 

  • Prestasi non akademik pada minat mata pelajaran bersifat kompetitif yang diselenggarakan Instansi/Lembaga Pemerintah Pusat sesuai bidangnya:

 

NO

Tingkat Kejuaraan

Tambahan Nilai

Perorangan/dobel

Beregu (3 s.d.11)

Massal (12 0rang keatas)

1

Tingkat Internasional

 

 

 

 

d.       Juara  1

10

9

8

 

e.        Juara  2

9

8

7

 

f.         Juara  3

8

7

6

2

Tingkat Nasional

 

 

 

 

d.       Juara  1

7

6

5

 

e.        Juara  2

6

5

4

 

f.         Juara  3

5

4

3

 

  1. Pemberlakuan Penambahan Nilai Prestasi Non Akademik

 

  1. Penambahan nilai bagi calon peserta didik lulusan SMP/MTs/bentuk lain yang sederajat dari dalam DIY berlaku untuk prestasi minimal Juara III Tingkat Kabupaten/Kota.
  2. Penambahan nilai bagi calon peserta didik lulusan SMP/MTs/bentuk lain yang sederajat dari luar DIY berlaku untuk prestasi minimal Juara III Tingkat Nasional.
  3. Penambahan nilai bagi calon peserta didik lulusan SMP/MTs/bentuk lain yang sederajat mengikuti lomba yang diselenggarakan oleh Dinas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tanpa ada jenjang dibawahnya maka penghargaan diturunkan satu tingkat.
  4. Bukti atas prestasi non akademik diterbitkan paling singkat 1 (satu) bulan dan paling lama 3 (tiga) tahun sebelum tanggal pendaftaran PPDB.

 

  1. Proses penambahan nilai Prestasi Non Akademik
    1. Dilaksanakan secara daring/online melalui laman ppdb.jogjaprov.go.id
    2. Calon pendaftar memfoto/scan dokumen sertifikat asli dalam bentuk file PDF dari hasil kejuaraan/lomba sebagaimana dalam lampiran 2 (dua) yang selanjutnya diunggah/diupload dalam sistem verifikasi dokumen prestasi PPDB.
    3. Admin panitia DIY akan melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diunggah oleh calon peserta didik;
    4. Calon peserta didik mencetak hasil verifikasi pengajuan penambahan nilai melalui prestasi non akademik berdasarkan hasil verifikasi dokumen yang diunggah.
    5. Calon peserta didik lulusan dalam DIY mengunduh dan mencetak hasil verifikasi berupa Surat Rekomendasi Penambahan Nilai Prestasi non Akademik untuk disimpan dan digunakan pada masa pendaftaran ulang. Sementara bagi calon peserta didik lulusan luar DIY dan lulusan dalam DIY sebelum tahun 2020, softcopy Surat Rekomendasi dilampirkan saat tahap input data calon peserta didik lulusan luar DIY dan calon peserta didik dalam DIY lulusan sebelum tahun 2020.
    6. Prestasi/penghargaan kejuaraan/lomba non akademik sebagaimana dimaksud dalam huruf E tersebut dalam lampiran 2 (dua).

 

F. JENIS PENDAFTARAN

  1. REGULER

Sistem seleksi dilakukan secara serentak untuk semua calon peserta didik yang akan melanjutkan pendidikan ke SMAN dan SMKN yang dilakukan secara daring/online penuh baik melalui Jalur Zonasi, Jalur Afirmasi Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali dan Jalur Prestasi,sampai dengan terpenuhinya batas kuota masing-masing sekolah.

 

  1. KELAS KHUSUS OLAHRAGA

Sistem seleksi yang diperuntukkan bagi calon peserta didik baru yang memiliki minat dan bakat di bidang olahraga atau memiliki prestasi kejuaraan di bidang olahraga dilakukan secara daring/online terbatas hanya pada pengumuman hasil yang masuk secara terintegrasi dengan sistem PPDB daring/online.

 

  1. SEKOLAH SENI

Sistem seleksi pada Sekolah Seni (SMKN 1 Kasihan, SMKN 2 Kasihan, dan SMKN 3 Kasihan) diperuntukkan bagi calon peserta didik baru yang memiliki minat dan bakat di bidang seni atau memiliki prestasi kejuaraan di bidang seni dilakukan secara daring/online terbatas hanya pada pengumuman hasil yang masuk secara terintegrasi dengan sistem PPDB daring/online.

G. PELAKSANAAN PENDAFTARAN ONLINE

  1. Pilihan Sekolah Reguler Pilihan sekolah untuk pendaftaran reguler SMAN
  2. Calon peserta didik baru dapat melakukan pilihan maksimal 3 (tiga) pilihan peminatan (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam/MIPA, Ilmu Pengetahuan Sosial/IPS, dan Bahasa dan Budaya) bisa dalam 1 (satu) sekolah atau sekolah berbeda, sesuai dengan daya tampung yang tersedia di masing-masing sekolah.
  3. Calon peserta didik baru dapat melakukan perubahan pilihan sampai satu hari sebelum tanggal penutupan pendaftaran pukul 23.59 WIB.
  4. Pilihan 1, 2 dan 3 dalam jalur yang sama.
  5. Dikecualikan dari angka 3 (tiga) calon peserta didik dari anak guru yang mendaftar melalui jalur perpindahan tugas orang tua.

Calon peserta didik dapat melakukan 1 (satu) kali perubahan pilihan jenis sekolah SMA ke SMK atau sebaliknya, sampai satu hari sebelum tanggal penutupan pendaftaran pukul 23.59 WIB.

 

  1. Proses Pendaftaran Reguler Penduduk dalam DIY

Sebelum pelaksanaan pendaftaran PPDB daring/online dimulai, calon peserta didik :

  1. Melakukan pengajuan akun secara daring/online di laman PPDB dan enggunggah berkas sebagai berikut:
    • Ijazah SMP/MTs/Paket B/Wustha; dan
    • Kartu Keluarga (KK).
  2. Jika sampai batas waktu dimulainya pengambilan token, persyaratan sebagaimana dimaksud dalam huruf a. 1) belum dimiliki calon peserta didik maka dapat digantikan dengan Surat Keterangan Lulus dari sekolah yang mencantumkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN);
  3. Menunggu panitia memverifikasi berkas pengajuan akun. Calon peserta didik secara rutin memantau telah aktif/tidaknya Token pada pengajuan akun masing-masing.
  4. Melakukan aktivasi akun setelah diverifikasi oleh panitia sesuai poin c di atas, dan membuat password baru.
  5. Melakukan pendaftaran daring/online dengan cara:
  • Membuka situs PPDB daring/online DIY dengan alamat http://ppdb.jogjaprov.go.id;
  • Melakukan “Login” menggunakan akun NISN dan password yang telah dibuat sebelumnya.
  • Melakukan pilihan peminatan untuk SMAN atau kompetensi keahlian untuk SMKN;
  • Mengisi formulir Pendaftaran daring/online; dan
  • Melihat/memantau hasil seleksi dan pengumuman di laman PPDB

 

  1. Proses Pendaftaran Reguler Lulusan Luar DIY

Sebelum pelaksanaan pendaftaran PPDB daring/online dimulai, calon peserta didik:

  1. Melakukan input data melalui daring/online di laman jogjaprov.go.id dengan menggunggah:
    • Ijazah SMP/MTs/Paket B/Wustha;
    • Kartu Keluarga (KK);
    • Rapor semester 1 (satu) sampai dengan semester 5 (lima) SMP/MTS/Paket B/Wustha; dan
    • Surat Keterangan Akreditasi Sekolah dalam huruf dan Angka dari sekolah asal;
  2. Melakukan proses pendaftaran dengan mengisi formulir secara daring/online di laman PPDB dan menggunggah berkas sebagai berikut:
    • Ijazah SMP/MTs/Paket B/Wustha;
    • Kartu Keluarga (KK);
    • Jika sampai batas waktu dimulainya pengambilan token, persyaratan sebagaimana dimaksud dalam huruf b. 1) belum dimiliki calon peserta didik maka dapat digantikan dengan Surat Keterangan Lulus dari sekolah yang mencantumkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN);
    • Surat Rekomendasi Jalur Afirmasi (khusus penduduk DIY lulusan luar DIY) dan/atau Surat Rekomendasi Penambahan Prestasi Non Akademik (khusus bagi yang memiliki) dan/atau Surat Rekomendasi Perpindahan Tugas Orangtua/Wali (khusus bagi yang akan menggunakan jalur perpindahan orangtua/wali).
  3. Menunggu panitia memverifikasi berkas pengajuan akun. Calon peserta didik secara rutin memantau telah aktif/tidaknya Token pada pengajuan akun masing-masing.
  4. Melakukan aktivasi akun setelah diverifikasi oleh panitia sesuai poin di atas, dan membuat password baru.
  5. Melakukan pendaftaran daring/online dengan cara:
  • Membuka situs PPDB daring/online DIY dengan alamat http://ppdb.jogjaprov.go.id;
  • Melakukan “Login” menggunakan akun NISN dan password yang telah dibuat sebelumnya;
  • Melakukan pilihan Peminatan untuk SMAN atau kompetensi keahlian untuk SMKN;
  • Mencetak “Tanda Bukti Pendaftaran Daring/Online” yang memuat nomor pendaftaran.
  • Melihat/memantau hasil seleksi dan pengumuman di laman PPDB

H. TATA CARA SELEKSI REGULER

    1. SMAN
    2. Jalur Zonasi

Penentuan urutan seleksi didasarkan pada:

  • Zonasi sesuai dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) calon peserta didik;
  • Nilai gabungan SMP/MTs/Paket B/Wustha;
  • Prioritas pilihan; dan
  • Pendaftar lebih awal.
    1. Jalur Afirmasi

Penentuan urutan seleksi didasarkan pada:

  • Zonasi sesuai dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) calon peserta didik;
  • Nilai gabungan SMP/MTs/Paket B/Wustha;
  • Prioritas pilihan; dan
  • Pendaftar lebih awal.

 

  1. Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali

Penentuan urutan seleksi didasarkan pada:

  • Nilai gabungan SMP/MTs/Paket B/Wustha;
  • Prioritas pilihan; dan
  • Pendaftar lebih awal.

 

  1. Jalur Prestasi

Penentuan urutan seleksi didasarkan pada:

  • Nilai gabungan SMP/MTs/bentuk lain yang sederajat, ditambah prestasi di bidang non akademik;
  • Prioritas pilihan; dan
  • Pendaftar lebih awal.

 

Ketentuan mengenai zonasi SMAN kelurahan/desa di Daerah Istimewa Yogyakarta  dan wilayah perbatasan Provinsi Jawa Tengah yang dikerjasamakan dalam seleksi PPDB SMAN.

 

I. WAKTU PELAKSANAAN

NO

KEGIATAN

HARI/TANGGAL

KETERANGAN

1

Pengecekan data kependudukan calon peserta didik dan

pengurusan data kependudukan yang bermasalah

Selasa s.d. Jumat,

2 s.d 5 Juni 2020

(Jam Kerja)

Mengklarifikasi data

domisili calon peserta didik melalui laman

ppdb.jogjaprov.go.id

2

Pengurusan penambahan nilai

prestasi non akademik (bagi yang memiliki dan memilih Jalur

Prestasi dan Kelas Khusus Olahraga)

Selasa s.d. Jumat,

2 s.d 5 Juni 2020

(Jam Kerja)

Dilaksanakan secara

daring/online di laman

ppdb.jogjaprov.go.id

3

Pengurusan rekomendasi dan entri bukti dari keluarga tidak mampu (Khusus Jalur Afirmasi) dan calon peserta didik dari luar DIY

Selasa  s.d.Jumat,

2 s.d. 5 Juni 2020

(Jam Kerja)

Dilaksanakan secara

daring/online di laman

ppdb.jogjaprov.go.id

4

Pengurusan rekomendasi

perpindahan tugas orangtua (Khusus Jalur Perpindahan

Tugas Orangtua/Wali)

Selasa s.d. Jumat,

2 s.d. 5 Juni 2020

(Jam Kerja)

Dilaksanakan secara

daring/online di laman

ppdb.jogjaprov.go.id

5

Input data calon peserta didik lulusan luar DIY dan calon peserta didik dalam DIY lulusan sebelum tahun 2020

Senin s.d. Rabu,

11 s.d. 13 Juni 2020

(Jam Kerja)

Dilaksanakan secara

daring/online di laman

ppdb.jogjaprov.go.id

6

Penyerahan hasil seleksi KKO, Sekolah Seni, dan Inklusi

Selambat-lambatnya hari Jumat,

19 Juni 2020 pukul 11.00 WIB

Diserahkan di Dinas

Dikpora DIY Jl. Cendana No. 9 Yogyakarta

7

Verifikasi berkas dan pengambilan PIN/TOKEN

Senin s.d Kamis,

22 s.d. 25 Juni 2020

Sampai pukul 14.30 WIB

§ Admin pelaksana di sekolah yang menjadi salah satu pilihan pendaftar.

§ Peserta didik lulusan Luar DIY admin pelaksana di Balai Dikmen Kab/Kota.

8

Pendaftaran

Senin s.d. Rabu,

29 Juni s.d. 1 Juli 2020

Pelayanan ditutup hari

Rabu, tanggal 1 Juli 2020, pukul 16.00 WIB

9

Seleksi

Senin s.d. Kamis,

29 Juni s.d. 2 Juli 2020

Seleksi oleh sistem

10

Pengumuman

Pengumuman Jumat,

3 Juli 2020

Pukul 10.00 WIB di sekolah masing-masing

11

Daftar Ulang

Jumat, Senin, Selasa, dan Rabu, 3, 6, 7, dan 8 Juli 2020

Jumat pukul 10.00 – 14.00 WIB

Hari lain pukul 08.00 –

14.30 WIB di sekolah masing-masing

 

J. DAYA TAMPUNG SEKOLAH

  1. Daya tampung peserta didik baru SMAN dan SMKN Sistem Daring/Online sebagaimana tersebut pada Lampiran 5 (lima) dan Lampiran 6 (enam);
  2. PPDB SMAN dan SMKN memberikan kesempatan bagi pendaftar anak berkebutuhan khusus dalam kelas inklusi maksimal 2 (dua) siswa setiap rombongan belajar dengan seleksi tersendiri;

K. KELAS INKLUSI

Penerimaan calon peserta didik baru kelas inklusi bagi anak disabilitas diatur sebagai berikut:

  1. Cara Pendaftaran Proses pendaftaran dilaksanakan secara langsung di sekolah yang menjadi pilihan.
  2. Syarat Pendaftaran

Pendaftar menyerahkan:

  1. Nilai rapor semester 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) jenjang SMP/MTs/Paket B/Wustha;
  2. Fotokopi Ijazah/STTB yang telah dilegalisir dengan menunjukkan aslinya atau Surat Keterangan Lulus/tamat (bagi yang sudah memiliki);
  3. Surat Keterangan/Rekomendasi hasil asesmen dari psikolog yang menyatakan anak yang bersangkutan berkebutuhan khusus dan mampu belajar di kelas reguler;
  4. Fotokopi KTP orang tua/wali dan Kartu Keluarga (KK) dengan menunjukkan aslinya; dan
  5. Pas foto ukuran 3 x 4 cm berwarna sebanyak 4 (empat) lembar.
  1. Tata Cara Seleksi
    1. Tata cara seleksi diserahkan sekolah dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan, pencegahan, dan penanggulangan COVID-19.
    2. Dilaksanakan sebelum pendaftaran reguler dengan penentuan seleksi didasarkan pada pendaftar lebih awal. Calon peserta didik yang telah diterima pada Kelas Inklusi tidak dapat mengikuti PPDB reguler.
  2. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
    1. Pendaftaran : Rabu s.d. Jumat, tanggal 10 s.d. 12 Juni 2020
    2. Seleksi : Senin, 15 Juni 2020
    3. Pengumuman : Selasa, 16 Juni 2020
    4. Daftar Ulang : Jumat, Senin, Selasa, dan Rabu, tanggal 3, 6, 7, dan 8 Juli 2020
    5. Tempat : di sekolah masing-masing
  3. Pengumuman penerimaan peserta didik baru Kelas Inklusi dilakukan di sekolah maupun dilakukan secara daring/online di website http://ppdb.jogjaprov.go.id;

 

L. DAFTAR ULANG PESERTA DIDIK BARU

  1. Calon Peserta didik yang dinyatakan diterima wajib melakukan daftar ulang di sekolah masing-masing dengan menyerahkan:
    1. Rapor SMP/MTs/Paket B/Wustha;
    2. Ijazah/STTB asli;
    3. Apabila sebagaimana huruf b belum ada, maka dapat digantikan Surat Pernyataan dari Kepala Sekolah SMP/MTs/Paket B/Wusta yang menyatakan bahwa Ijazah belum terbit dan digantikan dengan Surat Keterangan Pengganti Ijazah.
    4. Surat Pernyataan orangtua yang berkaitan dengan keaslian dokumen dan persyaratan lain yang dibutuhkan oleh satuan pendidikan.
  2. Persyaratan pendaftaran calon peserta didik yang belum diserahkan pada waktu pendaftaran, diserahkan pada waktu daftar ulang Jika sampai batas waktu pendaftaran ulang kondisi belum memungkinkan dilakukan pertemuan dengan calon peserta didik baru maka pelaksanaan daftar ulang dengan cara daring/online diserahkan ke sekolah masing-masing.

 

M. KETENTUAN LAIN

Hal-hal yang spesifik dan belum diatur dalam juknis ini, maka akan ditentukan oleh Panitia DIY.

 

N. ZONASI SMAN 1 BANGUNTAPAN BANTUL

  1. ZONASI SATU (1)

NO

DESA

KECAMATAN

KABUPATEN

1

Banguntapan

Banguntapan

Bantul

2

Baturetno

Banguntapan

Bantul

3

JogoTirto

Berbah

Sleman

4

KaliTirto

Berbah

Sleman

5

Maguwoharjo

Depok

Sleman

6

Potorono

Banguntapan

Bantul

7

Purbayan

Kotagede

Yogyakarta

8

Rejowinangun

Kotagede

Yogyakarta

9

SambiRejo

Prambanan

Sleman

10

SendangTirto

Berbah

Sleman

11

Singosaren

Banguntapan

Bantul

12

Srimulyo

Piyungan

Bantul

13

TegalTirto

Berbah

Sleman

 

  1. ZONASI DUA (2)

NO

DESA

KECAMATAN

KABUPATEN

1

Bawuran

Pleret

Bantul

2

Jagalan

Banguntapan

Bantul

3

Jambidan

Banguntapan

Bantul

4

Pleret

Pleret

Bantul

5

Segoroyoso

Pleret

Bantul

6

Sitimulyo

Piyungan

Bantul

7

Srimartani

Piyungan

Bantul

8

Tamanan

Banguntapan

Bantul

9

Wirokerten

Banguntapan

Bantul

10

NgoroOro

Patuk

Gunung Kidul

11

Patuk

Patuk

Gunung Kidul

12

Pengkok

Patuk

Gunung Kidul

13

Salam

Patuk

Gunung Kidul

14

Semoyo

Patuk

Gunung Kidul

15

Serut

Gedang Sari

Gunung Kidul

16

Boko Harjo

Prambanan

Sleman

17

Gayam Harjo

Prambanan

Sleman

18

MaduRejo

Prambanan

Sleman

19

Purwo Martani

Kalasan

Sleman

20

Selo Martani

Kalasan

Sleman

21

Sumber Harjo

Prambanan

Sleman

22

Taman Martani

Kalasan

Sleman

23

Tirto Martani

Kalasan

Sleman

24

Wukir Harjo

Prambanan

Sleman

25

Muja Muju

Umbulharjo

Yogyakarta

26

Prenggan

Kotagede

Yogyakarta

27

Warungboto

Umbulharjo

Yogyakarta

 

  1. Zonasi 3 adalah Kelurahan/Desa dalam DIY yang tidak termasuk zona 1 dan zona 2 SMA N 1 Banguntapan
  2. Zonasi 4 adalah Kelurahan/Desa di luar DIY kecuali Kelurahan/Desa di perbatasan Jawa Tengah yang dikerjasamakan
  3. DAYA TAMPUNG SMA N 1 BANGUNTAPAN

 

Daya Tampung

IPA

IPS

BAHASA

JUMLAH

ROMBEL

SISWA

ROMBEL

SISWA

ROMBEL

SISWA

ROMBEL

SISWA

4

144

3

108

7

252

 

 

 

 

 

 

 

 

 

NUN yang diterima Tahun Pelajaran 2019/2020

Tertinggi MIPA

Tertinggi IPS  

 

388.50

384.50

 

Terendah  MIPA 307,50

Terendah  IPS 297.50

                       

 

Banguntapan,    

Kepala Sekolah

 

Agung Istianto, M.Pd.

NIP. 196903041998031011

 

Nb : Nilai Gabungan adalah rata-rata nilai hasil perhitungan rapor mata pelajaran Bahasa Indonesia, matematika, Bahasa Inggris, dan IPA dari peserta didik SMP/MTs semester 1 (satu) sampai dengan semester 5 (lima) diberikan bobot 80% (delapan puluh persen), ditambah nilai rata-rata UN sekolah 4 (empat) tahun terakhir diberikan bobot 10% (sepuluh persen), dan ditambah nilai akreditasi sekolah di kalikan 4 (empat) diberikan bobot 10% (sepuluh persen).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *